Selasa, 23 Juli 2019

Vclass Perekonomian Indonesia

Soal :

Bagaimana pendapat saudara tentang kebijakan yang perlu diterapkan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara sektoral, berikan contoh salah satu sektor!

Jawab :

Pendapat saya adalah pemerintah harus melakukan upaya berikut ini :
1.  Meningkatkan kualitas sumber daya manusia
2.  Meningkatkan jumlah pengusaha
3.  Membuka lapangan kerja baru
4.  Meningkatkan investasi
5.  Menggenjot nilai ekspor
6.  Perbaikan infrastruktur

Jika upaya tersebut dapat dilakukan oleh pemerintah secara maksimal maka pertumbuhan ekonomi akan terlaksana.

Contoh pertumbuhan ekonomi secara sektoral :
1.  Sektor Industri
Sesuai dengan data EPS yang diolah Kementerian Perindustrian pada triwulan III 2017 misalnya, sektor ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi, yaitu sebesar 7,3% yoy. Walaupun industri migas mengalami kontraksi sekitar 5%, namun tingginya pertumbuhan Industri Pengolahan Non Migas mengakibatkan Sektor Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan sebesar 6,4% yoy.
Meskipun ketidakpastian perekonomian dunia masih terus berlangsung, namun kondisi perekonomian Indonesia tetap berjalan dengan pertumbuhan yang cukup tinggi. Pada triwulan III 2017 pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 6,2% (yoy), dan merupakan pertumbuhan tertinggi kedua di Asia setelah China, dan ke-5 tertinggi di dunia.

Dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,2% itu, Sektor Industri Pengolahan menyumbang pertumbuhan sebesar 1,62%. Kemudian diikuti oleh Sektor Perdagang'an, Hotel, dan Restoran yang menyumbang sebesar 1,22% dan Sektor Pengangkutan dan Komunikasi menyumbang sebesar 1,02%. Sedangkan kontribusi sektor-sektor lainnya di bawah 1%.

Dicapainya pertumbuhan Industri Non Migas sebesar 7,3% pada triwulan III 2017, tidak saja lebih tinggi dari pertumbuhan triwulan II 2017 sebesar 6,1%, tetapi juga lebih tinggi dari pertumbuhan triwulan III tahun 2016 yang mencapai 7,2% (yoy). Dengan pertqmbuhan sebesar 7,3% tersebut, fnaka pertumbuhan Industri Npn Migas kembali lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasibnal. Dan dengan pertumbuhan tersebut, maka secara kumulatif hingga triwulan III tahun 2017, pertumbuhan Industri Non Migas mencapai sebesar 6,5%.


Pertumbuhan industri tersebut didukung oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakat, dan meningkatnya investasi di sektor industri secara sangat signifikan sehingga menyebabkan tetap terjaganya kinerja sektor industri manufaktur hingga saat ini. Beberapa investasi yang menonjol pada Januari-September 2017 nilai investasi PMA pada Industri Non Migas mencapai sekitar US$ 8,6 milyar, atau meningkat 65,9% terhadap nilai investasi pada periode yang sama tahun 2016.

Sementara nilai investasi PMDN pada Januari-September 2017 mencapai Rp 38,1 triliun, atau meningkat sebesar 40,19% dari periode yang sama tahun sebelumnya.Dicapainya pertumbuhan industri non migas sebesar 6,5% hingga triwulan III 2017 didukung oleh kinerja pertumbuhan sebagian besar kelompok Industri Non Migas, yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi.

Pertumbuhan tertinggi dicapai kelompok Industri Pupuk, Kimia & Barang dari karet sebesar 8,91%. Kemudian diikuti kelompok Industri Semen dan Barang Galian Bukan Logam sebesar 8,75%. Kelompok Industri Makanan, Minuman dan Tembakau, di ururutan berikutnya dengan pertumbuhan 8,22%, dan kelompok Industri Alat Angkut, Mesin dan Peralatannya sebesar 7,52%.

Urutan berikutnya kelompok Industri Logam Dasar Besi dan Baja yang tumbuh sebesar 5,70%, dan kelompok Industri Tekstil, Barang Kulit & Alas Kaki sebesar 3,64%. Hasil-hasil yang dicapai tidak terlepas dari kebijakan dan upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah serta didukung oleh para pelaku usaha dan masyarakat dalam rangka pengembangan dan peningkatan daya saing industri nasional.

Program dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam pengembangan industri yang menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional menjadi program prioritas yaitu: 1) Program Hilirisasi Industri Berbasis Agro, Migas, dan Bahan Tambang Mineral. 2) Program Peningkatan Daya Saing Industri Berbasis SDM, Pasar Domestik, dan Ekspor. 3) Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah dan lain sebagainya.

Senin, 01 Juli 2019

ETIKA BISNIS TUGAS 14
ETIKA BISNIS TUGAS 13
ETIKA BISNIS TUGAS 12
ETIKA BISNIS TUGAS 11
ETIKA BISNIS TUGAS 10
ETIKA BISNIS TUGAS 9
ETIKA BISNIS TUGAS 8
ETIKA BISNIS TUGAS 7
ETIKA BISNIS TUGAS 6
ETIKA BISNIS TUGAS 5
ETIKA BISNIS TUGAS 4
ETIKA BISNIS TUGAS 3
ETIKA BISNIS TUGAS 2
ETIKA BISNIS TUGAS 1

Potensi di dalam diri saya

Ketika saya TPA, saya memiliki bakat membaca Al-Qur'an dengan bacaan yang sesuai dengan hukum tajwid dengan baik dan benar. Saya mendap...